Berapa Harga Website? Breakdown Lengkap Biaya 2026
← Kembali ke daftar artikel

Berapa Harga Website? Breakdown Lengkap Biaya 2026

Jasa Website
16 Jan 2026 Diperbarui 26 Jul 2026 Tim Konten
Ringkasan Artikel

Harga website 2026: breakdown biaya domain, hosting, desain, dan development untuk semua jenis website bisnis. Panduan jujur sebelum memutuskan anggaran.

⏱ Waktu baca: ~3 menit · 685 kata

Harga website sangat bervariasi — dari gratis sampai ratusan juta rupiah. Tapi untuk bisnis kecil dan menengah di Indonesia, angka yang paling relevan ada di kisaran yang jauh lebih terjangkau dari yang banyak orang kira.

Artikel ini membahas breakdown biaya yang jujur, berdasarkan kebutuhan nyata bisnis di 2026.

Komponen Biaya Website yang Perlu Dipahami

Harga website bukan hanya biaya "buat sekali selesai". Ada beberapa komponen yang perlu diperhitungkan:.

1. Nama Domain

Alamat website Anda (contoh: tokosaya.com). Biaya perpanjangan tahunan:.

  • .com: Rp 150.000–250.000/tahun.
  • .co.id: Rp 150.000–300.000/tahun.
  • .id: Rp 100.000–200.000/tahun.

2. Hosting (Server)

Tempat website Anda "tinggal" di internet. Biaya per bulan:.

  • Shared hosting (cocok untuk UMKM): Rp 50.000–150.000/bulan.
  • VPS (lebih stabil, untuk traffic lebih tinggi): Rp 200.000–500.000/bulan.
  • Cloud hosting premium: Rp 500.000 ke atas/bulan.

3. Biaya Pembuatan Website

Ini yang paling bervariasi:.

  • Template + setup sendiri: Rp 0 – Rp 500.000 (perlu keahlian teknis).
  • Jasa freelancer lokal: Rp 500.000 – Rp 3.000.000.
  • Jasa agensi digital: Rp 3.000.000 – Rp 15.000.000.
  • Website custom enterprise: Rp 15.000.000 ke atas.

4. SSL Certificate

Keamanan website (yang membuat URL jadi https://, bukan http://). Kebanyakan hosting modern sudah menyertakan SSL gratis via Let's Encrypt. Pastikan ini termasuk sebelum memilih hosting.

5. Maintenance dan Update

Website perlu dirawat agar tetap aman dan berjalan normal. Beberapa vendor menawarkan paket maintenance tahunan mulai dari Rp 500.000–Rp 2.000.000. Platform website biasanya sudah termasuk maintenance dalam biaya bulanannya.

Estimasi Total Biaya Pertama Tahun

JenisEstimasi Biaya Tahun Pertama
Website katalog sederhanaRp 1.500.000 – Rp 3.500.000
Website dengan sistem pesananRp 3.000.000 – Rp 7.000.000
Website e-commerce penuhRp 5.000.000 – Rp 15.000.000
Platform website bulanan (all-in)Rp 1.200.000 – Rp 3.600.000/tahun

Jasa vs Platform: Mana yang Lebih Hemat?

Bayar jasa sekali lebih murah di awal, tapi setiap update konten di kemudian hari sering butuh biaya tambahan atau antri menunggu vendor tersedia.

Platform bulanan terasa lebih mahal di awal, tapi Anda bisa update konten kapan saja sendiri, dan biasanya sudah termasuk hosting, domain, dan support.

Untuk bisnis yang kontennya sering berubah (produk baru, harga update, promo), platform bulanan hampir selalu lebih efisien dalam jangka panjang.

Tips Mendapat Harga Terbaik

  • Minta 3 penawaran dari vendor berbeda sebelum memutuskan.
  • Tanyakan apa saja yang termasuk dan apa yang tidak.
  • Pastikan Anda mendapat akses penuh ke domain dan hosting atas nama Anda sendiri.
  • Cek apakah ada biaya tersembunyi untuk revisi, update konten, atau training.

Biaya Tersembunyi yang Jarang Disebut di Awal

Banyak klien yang baru sadar ada biaya tambahan setelah website jadi. Ini daftar biaya yang perlu ditanyakan sebelum tanda tangan:.

  • Biaya konten — siapa yang menulis teks halaman? Kalau klien yang nulis, berapa waktu yang dibutuhkan? Kalau penyedia yang menulis, apakah sudah termasuk di harga?
  • Foto dan aset visual — foto produk/tim yang berkualitas perlu difoto ulang. Biaya fotografer profesional bisa mulai Rp 500.000 hingga jutaan rupiah per sesi.
  • Migrasi data — kalau sebelumnya sudah punya website lama, memindahkan produk, artikel, dan data lain membutuhkan waktu yang perlu diperhitungkan.
  • Pelatihan penggunaan — meski panel admin website modern relatif mudah digunakan, sesi pelatihan singkat sering kali tidak termasuk dalam paket dasar.
  • Biaya revisi di luar scope — perubahan besar setelah website hampir selesai biasanya dihitung tambahan.

Kapan Harga Murah Justru Lebih Mahal dalam Jangka Panjang

Website yang dibangun dengan harga sangat murah sering menggunakan template generik yang mudah dikenali, kode yang tidak dioptimasi sehingga loading lambat, atau sistem yang sulit dikembangkan di kemudian hari. Biaya "memperbaiki" website yang bermasalah — atau membangun ulang dari nol setelah dua tahun — seringkali jauh lebih mahal dari selisih harga yang dihemat di awal.

vanJogja Digital menyediakan transparansi penuh tentang apa yang termasuk dan tidak termasuk dalam setiap paket layanan, sehingga tidak ada kejutan biaya setelah proyek berjalan.

Siap Punya Website dengan Harga Transparan?

vanJogja menawarkan platform website bisnis dengan harga yang jelas — tidak ada biaya tersembunyi, tidak perlu khawatir soal hosting dan domain terpisah. Anda bisa mengelola konten sendiri kapan saja, dan tim vanJogja siap membantu kalau ada yang perlu dikonfigurasi.

Lihat paket dan harga vanJogja →.

Produk Terkait

Lihat Semua Produk
Tim Konten
Tim Konten & Digital Marketing · Vanjogja Digital

Vanjogja Digital adalah tim spesialis website untuk bisnis jasa UMKM di Indonesia. Kami telah membantu 100+ bisnis lokal online dengan sistem pesanan, pembayaran, dan konten yang dikelola sendiri — tanpa keahlian teknis. Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman langsung mendampingi klien UMKM.

5+ tahun pengalaman 100+ klien UMKM Berbasis di Yogyakarta
Website untuk Bisnis Anda

Siap wujudkan website bisnis Anda?

Website profesional dengan mesin pemasaran yang siap dipakai, selesai cepat dalam 1-3 hari kerja. Sudah digunakan 100+ UMKM Indonesia, termasuk domain, hosting, dan admin panel sendiri.

Domain & hosting termasuk Admin panel sendiri Garansi revisi